KuliaH kImiA bAhaN aLaM

24 09 2008

Glikosida lakton

Tersebar luas dalam tumbuh-tumbuhan terutama pada tumbuhan bawah semak.
Tumbuhannya:
Asperula odorata
Mlilotus officinale
Dypterx odorata
Genin glikosida lakton biasanya adalah derivat kumarin.
Derivat kumarin ada tiga:
a. skimin >>>dihidrolisa=umbeliferon (7-OH-kumarin)
b. skopolin >>>6-metoksi-7-hidroksi kumarin
c. dafnetin >>>
gugus fungsi cabang akan bereaksi terhadap zat asing yang menyerang, ie: kalo kita memberi racun pada tumbuhan maka yang akan menyerang jika kita menggunakan fumarin adalah gugus fungsi cabangnya.

Teknologi pasca panen
it’s all about: sortasi pencucian perajangan pengeringan pengepakan penyimpanan

Enzim perusak kandungan kimia dan yang dirusak

hidrolase: ester, glikosida, polisaarida
oksidase: terpenoid (menjadi gelap), polifenol
polimerase: terpenoid ( membentuk resin), polifenol

kandungan dan fungsi

Ester:    metil salisilat: koponen balsam
benzil asetat: parfum dan aroma terapi
etil p-metoksi sinamat: ekspektoran, analgetik
linalil asetat: parfum dan aroma terapi

Hidrolisis glikosida : apigenin-7-o-apiosil glukosida

Polisakarida:            mono/disakarida:
water solube fiber        glukosa, galaktosa
musilago            molekul kecil
molekul besar            mudah diabsorbsi
sulit diabsorbsi        sumber kalori
memperlancar defekasi    menmbah berat badan
menekan nafsu makan
pelangsing

Enzim oksidase dan polimerase
-mono dan seskuiterpen (penyusun minyak atsiri)
jika sudah menjadi resin akan menjadi toksik dan tidak mudah larut

Pengaruh sinar uv
-sesquiterpen dg banyak ikatan rangkap berwarna biru kehitaman memucat oleh sinar matahari langsung
-kurkuminoid: memucat oleh sinar uv

Faktor pemanasan pada
minyak atsiri
-terpenoid hidrokaron bertitik didih rendah — akan menguap atau menghilang
-seskuiterpen lakton tidak stabil oleh panas
-senyawa dengan banyak ikatan rangkap
-karotenoid
-kurkuinoid

Faktor pH
-nonaktifasi enzim dgn pendidihan temulawak segar —- coklat kuning menyala
-eksportir menggunakan air kapur—-kesalahan besar
-minyak atsiri menguap bersama uap air
-kurkumin terurai menjadi asam ferulat

agar tidak rusak maka penyimpanan simplisia di daerah :
kelembaban tinggi—-diberi bahan penyerap air
kelembaban rendah—-pengepakan kedap udara

Pentingnya Standarisasi
Jika simplisia tidak distandarisasi maka akan rugi besar karena kualitas yang kurang baik/fluktuatif.

Homework: dig out about dlingo as karsinogenik

Untuk obat dalam harus bebas asaron karena asaron adalah zat karsinogenik

note: gula invert = sakarosa yang menghasilkan glukosa dan sukrosa dalam gula dan dengan jumlah yang sama.





kuLiah FarFIs 19 09 08

24 09 2008

PARTIKEL

ulasan tentang partikel memberikan kontribusi yang cukup besar dalam bidang kefarmasian

Jika semua partikel berbentuk bola maka akan mudah dalam pngukurannya, namun tidak semua partikel berbentuk bola, maka yang terjadi adalah esulitan dalm pengukuran volum dan luas.
Oleh karena itu semua jenis partikel dalam sediaan dianggap berbentuk bola untuk memepermudah pengukuran.

Hal yang dipengeruhi oleh ukuran partikel:
1.    mempengaruhi pelepasan obat
2.    mempengaruhikestabilan sediaan cair
3.    mempengaruhi proses pembuatan sedian obat—>sifat alir pada granule, yang kecil memiliki sifat yang urang baik. Oleh karena itu, d buat granul,dengan dibuat granule sifat alirna kan semakin membaik, sehingga lebih mudah d cetak.

Ada 3 cara pengukuran, yaitu dengan:
1.    mikroskop
2.    pengayak
3.    sedimentasi

Pengayakan dihitung berdasarkan jumlah lubang dalam 1 inch persegi, dengan metode ayakan ini, pengayak disusun dalam susunan dari lubang terbesar hingga lubang terkecil.

Keuntungan menggunakan viskositas hukum stokes : Bisa menetukan partikel yang paling besar.

Parameter/karakteristik serbuk
●    porositas—berongga, semakin besar rongga maka sifat alirnya akan semakin berkurang
●    kerapatan partikel—-semakin banyak pori2nya semakin cepat penyeperaan
●    bulkiness—bahan
●    sifat air
●    kompresi





CaTaTan KuLiahh….230908

24 09 2008

Farmakologi

Biotransformasi
Fungsi metabolisme obat: ada beberapa obat yang sukar di ekskresi, oleh karena itu perlu adanya metabolisme obat, yang berfungsi agar proses ini lebih mudah dengan cara mengubahnya lebih polar/hidrofilik,metabolit kurang aktif, dan sebagainya (di pptnya).

Untuk obat yang telah hidrofilik maka akan langsung dapat diekskresi.
Untuk yang lipofilik non-metabolisme akan terus berputar dalam metabolisme dan atau diubah ke bentuk hidrofilik.

Jenis obat Kortikosteroid ie: prednisonakan; berefek mengubah wajah menjadi moonface jika dikonsumsi dalam waktu yang lama.

Reaksi fase 1 biasanya mengubah obat asal menjadi metabolit yang lebih polar dengan cara melepas gugus fungsionalnya (-OH, -NH2, -SH), sedangkan untuk Reaksi fase 2 dengan cara kombinasi substrat endogen + gugus fungsional, reaksi ini dapat mendahului fase 1.

Enzim dalam biotransformasi:
1. enzim mikrosom….konjugasi glukoronid…fase 1
2. enzim non-mikrosom….konjugasi lain…fase 1

Reaksi fase 1:
– rx oksidasi
– rx reduksi
– rx hidrolisis

Monooksigenase: mixed function oksidase (MFO)

Beberapa enzim bekerja tergantung pada sitokrom p450 yang tidak tergantung biasanya merupakan proses 1. oksidasi amin; dan 2. dehidrogenasi